Sabtu, 13 Maret 2010

Fatwa Rokok Haram





Ngomong-ngomongin soal rokok haram,,,,,,,,mestinya terdapat pro dan kontra seputar 1 hal itu....Awalnya fatwa ini dikeluarkan oleh majelis muhamadiyah,yang beranggapan bahwa rokok sudah sangat meresahkan,tetapi bertolak belakang dengan Majelis NU,ynag menganggap dari dulu yah hukumnya rokok itu makruh,sama halnya dengan jenis makanan seperti jengkol,pete,terasi,sambel dll...jadi belum bisa dibilang haram kalau ngeliat persoalan sedemikian rupa.
Sebagian pihak ada yang setuju dengan fatwa rokok,mungkin dari segi kesehatan,yang beranggapan bahawa rokok dapat menyebabkan kanker dan impotensi serta gangguan-gangguan kesehatan lainnya.Yang jelas-jelas sama artinya dengan menghisap asap pengurang kehidupan,mungkin begitu pemikiran dari para masyarakat pembenci rokok itu snediri.Dan mungkin juga bahayanya bagi yang bukan perokok,karena dalam kasusnya,asap rokok yang timbul dari ujung puntung lebih berbahaya dari yang dihisap melalui filter rokok itu sendiri,,karena simple saja faktanya,bahwasanya asap rokok yang keluar dari ujung puntung itu,tidak mnggunakan filter seperti halnyabagian bawah rokok tersebut,.Jika anda belummembuktikan nya,,silahkan lakukan pengujian dengan memperhatikan warna asap yang keluar dari puntung ujung dan puntung bagian bawah,,,warnanya berbeda,yang ujung puntung berwarna biru,dan yang ujung filter berwarna coklat,,,dapat disimpulkan bahwa yang keluar melalui puntung ujung sangat berbahaya bagi para perokok pasif,karena asapa dari bagian tersebut menhandung zat yang belum tersarin seprti halnya asap dar bagian filter,.

Cinta Ku,Indonesia Ku..



Indonesia Tanah Airku,,,
Ku Injakkan Kakiku Diatas Tanahmu
Suci,Indah,Bahagia yang kurasa kan,,
sinar matahari mu,menyinari jiwaku,
membangunkan apresiasiku
untuk membuatmu bangga,ibu pertiwiku.

Dari sabang sampai merauke
tak ada jalan pemutus diantaranya
Karena ku yakin BHINEKA TUNGGAL IKA mu
Setia mengikat kesatuan kita semua
Jangan Lepas wahai Ibu pertiwiku

Tapi,,,,
Seiring waktu berlalu
mengapa terasa kacau dunia ibu pertiwiku,,
perang ras,politik kotor,hukum palsu,penindasan
merajai kehidupan nan telah terciptakan indah
dimana kau,BHINEKA TUNGGAL IKA

Apakah kau pergi dari kami
Apakah kau benci pada kami,
sekarang ibu sedang menangis.
tegakah kau lihat derai air matanya
sungguh,sekarang kami tercerai-berai,
tolonglah satukan jiwa kami..

puisi oleh : Hanafianto Prabowo